Belajar dari Patah Hati, Ini 5 Tips untuk Tingkatkan Kualitas Diri!

  Kamis, 22 Juli 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi patah hati (Shutterstock via Suara.com)

AYOYOGYA.COM -- Patah hati merupakan perasaan di mana seseorang merasa kecewa, sedih, dan emosional setelah kehilangan atau ditinggalkan oleh orang yang dicintai.

Setiap orang tentu pernah mengalami yang namanya patah hati, apalagi bagi mereka yang masih muda. Patah hati yang dialami seseorang memang tidak enak dan terkadang menurunkan semangat untuk menjalani rutinitas.

Namun, seseorang tidak bisa terus larut di dalamnya sehingga tidak mampu menikmati hidup yang seharusnya dijalani dengan sangat berharga. Banyak orang yang cenderung akan meratapi kesedihannya setelah patah hati. Sehingga, mereka lupa untuk merubah diri menjadi lebih baik dan berkualitas.

Nah, berikut ini lima cara meningkatkan kualitas diri setelah Anda patah hati:

1. Temukan hobi baru

Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah menemukan hobi baru, dengan melakukan hobi baru Anda tidak akan terus murung dan berdiam diri. Dengan demikian, waktu yang Anda punya diisi dengan melakukan sesuatu yang bisa membuat merasa lebih sehat, sekaligus introspeksi diri. Misalnya, dari hal sederhana seperti berkebun, memasak, atau membaca wattpad terbaru di media internet yang saat ini sangat mudah dijangkau oleh siapapun. Dari kegiatan tersebut, bisa jadi Anda akan tambah wawasan, bahkan meningkatkan skill pada diri yang tidak diketahui sebelumnya.  

2. Tingkatkan kepercayaan dirimu, dan buktikan bahwa Anda berharga

Meningkatkan kepercayaan diri menjadi hal yang paling utama dan harus dimiliki oleh seseorang. Setelah patah hati atau putus cinta, bukan tidak mungkin jika kebanyakan orang akan kehilangan kepercayaan diri. Nah, dari sinilah seseorang seharusnya belajar mengembangkan kepercayaan dirinya kembali setelah mengalami salah satu kepahitan dalam hidup.

Meningkatkan kepercayaan diri adalah tentang bagaimana belajar menghadapi semua tantangan atau bahkan perjuangan yang berbeda dalam hidup, hingga sampai pada titik di mana Anda tahu untuk menyeimbangkan ego dan mengejar tujuan hidup untuk kebahagiaan.

Buktikan seberapa berharga diri Anda mulai dari mengurangi kemalasan, meningkatkan prestasi dan menetapkan standar untuk diri sendiri. Karena, bagaimana Anda dihargai orang lain itu dimulai dan terlihat dari cara menghargai diri sendiri. 

3. Lakukan perawatan diri (mulai dari perawatan fisik dan psikis)

Mulai lakukan perawatan diri yang menjadi salah satu wujud Anda mencintai diri sendiri. Merawat diri bukan selalu menggunakan skincare yang mahal atau melakukan perawatan ke salon kecantikan agar terlihat menarik secara fisik.

Namun, merawat diri bisa dimulai dari hal sederhana seperti melakukan olahraga secara rutin, makan makanan yang sehat untuk kulit, dan melakukan pola hidup bersih. Secara tidak langsung kegiatan-kegiatan sederhana ini tidak akan membuat diri Anda sehat secara fisik saja namun juga secara psikis pula.

4. Mulai latih kemandirian dalam segala bidang

Jadilah pribadi yang mandiri, sebenarnya hampir sebagaian orang akan lebih tertarik dengan mereka yang memiliki kemandirian dalam hidup. Mereka yang tidak bergantung pada orang lain dalam bidang apapun yang dijalaninya tentu menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki kualitas lebih dalam menjalani kehidupan.

Seseorang yang terbiasa mandiri dan tidak sering bergantung pada orang lain, tentu akan sedikit menggurangi kekecewaan setelah patah hati. Salah satu faktornya, yaitu karena mereka tidak terlalu manja kepada pasangan.

5. Bangun relasi positif

Untuk menghindari kesedihan yang berlarut, setelah patah hati seseorang sangat dianjurkan untuk lebih membangun relasi atau pertemanan yang positif. Dengan bertemu orang-orang baru mereka akan lebih mudah melupakan perasaan kecewa setelah mengalami patah hati. Namun, Anda juga tetap harus memilih pertemanan yang positif, jangan sampai orang-orang yang Anda temui justru malah menjadikan kualitas diri menurun (Ananda Kurnia Safitri / magang Ayoyogya.com)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar