Waspadai FoMO, Berikut Tips Atasi Kecanduan Media Sosial

  Selasa, 20 Juli 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi kecanduan bermain gawai (Pinterest @dreamstime)

AYOYOGYA.COM -- Apakah Anda merasa cemas ketika tertinggal peristiwa penting atau trend baru di media sosial? Waspada mungkin Anda mengalami Fear Of  Missing Out (FoMO).

Pada zaman serba digital ini, kehidupan manusia selalu berdampingan dengan internet. Terlebih penggunaan media sosial yang tidak dapat dilepaskan dari kegiatan sehari-hari manusia. Dengan media sosial, informasi dapat menyebar luas bahkan dalam hitungan detik. Menjadi penyebar berita pertama ataupun tahu segalanya merupakan sebuah kebanggaan bagi setiap seseorang.

Kondisi inilah yang menyebabkan seseorang menjadi kecanduan menggunakan media sosial. Perasaan cemas akan tertinggal informasi terbaru membuat mereka tidak bisa lepas dari gawai. Hampir setiap aktivitas mereka lakukan tanpa absen mengecek media sosial. Hal tersebut jika dilakukan berkesinambungan tentunya akan berdampak bagi kondisi fisik dan juga mental manusia. 

Melansir dari hellosehat.com, FoMO merupakan kondisi di mana seseorang merasa takut apabila tidak update, tidak gaul, ataupun ketinggalan berita baru. Rasa cemas dan ketakutan ini bisa menimbulkan efek samping baik secara fisik maupun psikis. 

Penderita FoMO cenderung akan sulit tidur, nafsu makan berkurang, bahkan mudah depresi jika tertinggal suatu hal baru. Dampak yang paling signifikan dari penderita FoMO ini adalah kecanduan terhadap media sosial.

Kecanduan media sosial tentunya akan sangat mengganggu bukan? Bayangkan saja jika satu hari si penderita FoMO tidak memegang gawai, terkendala jaringan, dan lainnya.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk membatasi penggunaan media sosial setiap harinya. Lalu, bagaimana tips menghindari diri dari kecanduan media sosial? Berikut tipsnya:

1. Habiskan Waktu dengan Keluarga

Coba hitung berapa banyak waktu yang kalian gunakan untuk menggulir beranda sosial media saat di rumah. Sedangkan kerap kali kita merasa jengkel jika lawan bicara kita terlalu asyik bermain sosial media. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk menghargai lawan bicara kita. 

Singkatnya, mari fokuskan diri kita dengan hal-hal yang dekat dengan kita, contohnya keluarga. Ubah kebiasaan bermain media sosial saat waktu senggang dengan melakukan interaksi dengan keluarga. Berbincang ringan sembari menikmati teh, ataupun menonton film bukanlah hal yang sulit, dan tentunya membuat kita terhindar dari kecenderungan bermain sosial media. 

2. Kembangkan Hobi

Banyaknya waktu yang kita habiskan untuk bermain media sosial tentu sangatlah membosankan. Terlebih jika yang kita nikmati di media sosial berupa hal-hal yang tidak penting seperti membicarakan keburukan orang lain dan sebagainya. Tak sadarkah kalian jika masih banyak hal positif lainnya yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu senggang kita, contohnya dengan mengembangkan hobi. 

Selain mendapatkan kesenangan, mengembangkan hobi dapat juga menjadi penghasilan. Tidak sedikit orang-orang yang mengawali kesuksesannya dengan hobi, seperti hobi memasak, menulis, menggambar dan lain-lain.

3. Bersikap Bijak

Zaman serba digital seperti saat ini banyak sekali media sosial yang sering digunakan orang-orang. Manfaatnya yang sebenarnya tidak jauh berbeda, namun bagi sebagian orang mempunyai semua media sosial tersebut adalah sebuah keharusan. 

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersikap bijak dalam menggunakan media sosial tersebut. Batasi penggunaan media sosial dengan menginstal media sosial yang sering digunakan saja. Bukan hanya hemat paket data, kita juga bisa menghemat waktu untuk mengecek semua sosial media tersebut. 

4. Bisukan Notifikasi 

Acap kali kita merasa terganggu akan banyaknya notifikasi yang masuk ke gawai kita, terlebih saat melakukan pekerjaan penting seperti mengerjakan tugas. Banyaknya notifikasi yang masuk akan membuat aktivitas kita terganggu. Maka dari itu, ada baiknya kita membisukan notifikasi sosial media agar fokus dalam menjalankan aktivitas.

5. Gunakan Aplikasi 

Ada kalanya kita benar-benar perlu terhindar dari ponsel. Sekadar menekan power rasanya masih cukup mengganggu apabila beberapa notifikasi masuk. Oleh karena itu, banyak inovasi baru untuk membatasi penggunaan ponsel, contohnya aplikasi. Hanya cukup mengunduhnya di Play Store ataupun App Store, kita bisa terhindar dari gangguan ponsel. 

Berikut aplikasi yang bisa digunakan untuk membatasi penggunaan aplikasi :

1) Space
2) Flipd
3) AppBlock - Stay Focused
4) Forest

Wajarlah dalam menggunakan media sosial. Dengan itu, kita dapat menghindari hal-hal buruk yang dapat menyerang kita jika terlalu sering bermain media sosial. (Alma Meidhita Putri / magang Ayoyogya.com)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar