Wisata Religi Bukit Tidar, Wajib Dikunjungi saat di Magelang

  Selasa, 20 Juli 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Wisata Religi Bukit Tidar Magelang, Jawa Tengah (Dok. Eva Affiananda Permata Sari)

MAGELANG, AYOYOGYA.COM -- Magelang, Jawa Tengah tak hanya terkenal oleh peninggalan sejarah Candi Borobudur.

Kota Sejuta Bunga ini juga memiliki lokasi wisata yang tak kalah menarik, bersejarah, dan religius. Wisata religi ini dinamakan Bukit Tidar yang terletak di tengah-tengah Kota Magelang dengan ketinggian 503 meter di atas permukaan laut.

Bukit Tidar ini melengkapi pemandangan alam di Magelang menjadi asri, nan indah menyejukkan mata, dan menyegarkan hati. Pemandangan ini akan Anda dapatkan ketika berkunjung di Bukit Tidar yang konon katanya sebagai Pakuning Tanah Jawa. Karena letak bukit Tidar ini di tengah-tengah Kota Magelang maka bukit ini digunakan pula sebagai ikon dan paru-paru dari Kota Magelang. 

Selain itu, terdapat pula fakta unik dan menarik dari Bukit Tidar Magelang. Bukit Tidar ini memiliki sumber mata air yang sangat luar biasa bagi kehidupan. Namun, air tersebut tidak dapat keluar di sekitar bukit, melainkan keluar melalui Sendang Drajat yang terletak di Kampung Tulung dan Sendang Gending yang terletak di Wilayah Ganjuran Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Kedua sendang tersebut letaknya lumayan jauh dari Bukit Tidar.

Menurut juru kunci Bukit Tidar Bapak Suparlan mengatakan bahwa “Bukit Tidar mampu diibaratkan sebagai pusar yang di dalamnya memiliki segudang manfaat bagi kehidupan manusia.” 

Sejarah

Hal religi dari bukit tidar ini berupa sejumlah makam. Pertama, makam Syekh Subakir, kedua makam Kiai Sepanjang, dan ketiga makam Eyang Ismoyojati (Kiai Semar atau Sabda Palon). Untuk makam Kiai Sepanjang sendiri berupa pusaka milik Syekh Subakir wujudnya, yaitu tombak yang digunakan sebagai senjata untuk memaku jin di Pulau Jawa. 

Syekh Subakir ini datang dari Turki diperintah oleh Sultan Muhammad Al-Fatih dengan memiliki niat untuk menyebarkan ajaran agama Islam di Pulau Jawa. Namun, sebelumnya Syekh Subakir ini meminta izin kepada Sabda Palon sebagai pemimpin Jin di Tanah Jawa yang bersemayam di Bukit Tidar. Hal tersebut dilakukan Syekh Subakir supaya ajaran yang ia bawa nantinya tidak mendapatkan hambatan. 

Sabda Palon dan Syekh Subakir bertengkar, namun Sabda Palon sendiri kewalahan, akhirnya Sabda Palon pun membuat perjanjian. Salah satu perjanjian tersebut, yaitu orang Jawa tidak boleh hilang Jawanya, kepribadiannya, dan adiluhungnya. Syekh Subakir pun menyetujui perjanjian tersebut. Akhirnya, Syekh Subakir menancapkan paku supaya para jin tidak mengganggu dakwahnya dalam menyebarkan ajaran agama Islam di Tanah Jawa. Konon katanya bila ada seseorang yang mampu mencabut paku tersebut, maka Pulau Jawa dapat tenggelam. 

Makam Ismoyojati (Kyai Semar atau Sabda Palon) letaknya terdapat di puncak Gunung Tidar. Makam tersebut memiliki bentuk seperti tumpeng, yang dikelilingi dengan tulisan aksara Jawa 20 huruf.

Melansir dari Wikipedia, asal muasal nama Tidar memiliki banyak versi. Salah satu versi menyebutkan bahwa nama itu berasal dari kata “Mati dan Modar”. Karena, angkernya Bukit Tidar waktu dulu, maka jika ada orang yang mendaki gunung tersebut kalau tidak Mati ya Modar. 

Di puncak Bukit Tidar terdapat tugu kecil yang bertuliskan aksara Jawa “Sa, Sa, Sa” yang memiliki makna “sopo salah seleh” artinya barang siapa yang bersalah maka ia harus introspeksi diri. 

Fakta Bukit Tidar

Fakta menarik lainnya dari lembah Bukit Tidar, terdapat Akademi Militer sebagai kawah Candradimuka para taruna AKMIL yang sedang mengenyam pendidikan. 

Bukit Tidar sendiri pernah dikunjungi oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, terdapat pula artis Indonesia yang pernah berkunjung di Bukit Tidar seperti Tukul Arwana. 

Bagi Anda yang ingin berkunjung di Kota Magelang, sangat direkomendasikan untuk mengunjungi Bukit Tidar. Tiket masuk Bukit Tidar ini tergolong murah yaitu hanya Rp3.000. Selain itu, Anda juga mampu menikmati udara sejuk di dalam Bukit Tidar karena tidak ada polusi. Tidak hanya makam dan pepohonan saja yang terdapat di dalam bukit, tetapi Anda juga dapat bertemu dengan kera-kera yang sangat antusisas menyambut para pengunjung Bukit Tidar.

Bila Anda merasa lelah dan ingin beristirahat mampirlah ke warung yang disediakan pengelola Bukit Tidar. Di tengah bukit terdapat juga toilet, dan tempat ibadah seperti musala, sebagai fasilitas bagi para pengunjung Bukit Tidar dan para peziarah makam. 

Jadi, tunggu apa lagi, sempatkan diri Anda untuk mampir di Bukit Tidar ketika sedang berlibur di Kota Magelang. Sudah lengkap bukan fasilitas yang ada di Bukit Tidar baik dari segi keindahan, religius, serta sejarah yang dimilikinya. (Eva Affiananda Permata Sari / magang Ayoyogya.com)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar