Surat Terbuka Manajemen PSS untuk Sleman Fans: Kami Minta Maaf

  Kamis, 01 Juli 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
PSS meminta maaf kepada para suporter (Dok Istimewa)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM -- Manajemen PSS mengaku salah dan meminta maaf kepada Sleman Fans.

Hal itu sehubungan dengan adanya permasalahan makna kalimat “di luar ekosistem” oleh pihak manajemen. 

Berikut isi lengkap klarifikasi dari pihak manajemen PSS, dilansir Ayoyogya.com dari laman resmi PSSleman.id, Rabu (30/6/2021):

Kami dengan tulus memohon maaf karena kalimat (di luar ekosistem) tersebut secara tidak sengaja terlontar dan akhirnya melukai hati Sleman Fans semuanya.

Izinkan kami menjelaskan, bahwa yang bersangkutan yaitu Nurusyifa selaku Stakeholder Relations PT Putra Sleman Sembada (PSS), tidak bermaksud untuk memisahkan para stakeholder, apalagi Sleman Fans dari klub ini. Tidak ada jarak yang sengaja dibuat agar para pendukung jauh dari klubnya.

PSS sangat menghargai keberadaan dan dukungan dari Sleman Fans. Kami berterima kasih atas semua perhatian yang diberikan selama ini kepada PSS, baik untuk Tim maupun Manajemen.

Bukan untuk mencari pembenaran, tapi izinkan kami menjelaskan kronologi dan maksud dari kalimat itu.

AYO BACA : Tren Covid-19 Naik, Wisata Candi hingga HeHa Sky View Tutup

1. Pada 29 Maret 2021, akun Youtube PSS TV mengunggah konten video. Di sana Nurusyifa sebagai moderator atau penanya, dengan Direktur Utama PT. PSS Marco Gracia Paulo sebagai narasumbernya.

2. Tujuan dibuatnya video sesi tanya-jawab adalah untuk menjelaskan bagaimana progres tim selama menjalani Piala Menpora setelah melalui dua pertandingan (kontra Madura United 23/03/2 dan Persela Lamongan 28/03/21).

3. Pada menit 2.03 moderator bertanya dengan kalimat “Bicara soal proses tidak semua orang bisa sabar Pak, selain manajemen, juga ekosistem lain di luar PSS sebetulnya apa yang harus kita lakukan dengan prosesnya itu?”

Di sinilah letak kesalahan yang mestinya tidak terjadi.

4. Seharusnya yang diucapkan oleh moderator adalah “…juga ekosistem lain di luar manajemen PSS…”. Ada kata “manajemen” yang luput dari ucapan. Seharusnya kata “manajemen” terucap sebelum kata “PSS”.

Tentu akan beda pengertian “ekosistem lain di luar PSS” dengan “ekosistem lain di luar manajemen PSS”. Sehingga maksud dari pertanyaan itu pun menjadi berubah.

Adapun maksud dari istilah ekosistem ini ialah semua pihak yang berhubungan dengan PSS. Termasuk di antaranya Manajemen, Tim, Suporter, Sponsor, Masyarakat dan stakeholder lainnya.

AYO BACA : Sleman Aktifkan 96 Selter Kalurahan untuk Hadapi Lonjakan Covid-19

Hal itu betul-betul murni kesalahan ucap dari sang moderator dan sama sekali tidak bermaksud untuk memisahkan pendukungnya dari klub.

5. Jika didengarkan kembali, jawaban dari narasumber pun tidak ada yang mengarah atau membenarkan kalimat “ekosistem lain di luar PSS” tersebut.

6. Selanjutnya, pada menit 7.28 moderator kembali bertanya dengan kalimat “Tugas kita, tugas ekosistem bukan cuma manajemen PSS tapi seluruh ekosistem di PSS itu harus apa Pak?” Itulah pertanyaan yang seharusnya terucap. Di sini jelas bahwa tidak ada kata-kata “ekosistem lain di luar PSS” atau yang senada dengan hal itu.

7. Setelah hasil rekaman selesai dari proses penyuntingan, kesalahan kami yaitu tidak memeriksa kembali dengan detil kata-kata apa yang terucap selama sesi tanya-jawab itu berlangsung.

Akhirnya kalimat tersebut lolos dan didengarkan oleh Sleman Fans, dan tentu saja menimbulkan makna yang tidak menyenangkan.

Kami tidak ada niat atau maksud dengan sengaja menyampaikan kalimat tersebut kepada publik.

Untuk itu, sekali lagi mohon maaf kepada Sleman Fans semuanya. Apapun yang kami lakukan, tak lain hanya untuk memajukan klub kebanggaan kita, PS Sleman dan termasuk semua yang ada di dalamnya. Khususnya, Sleman Fans. Suporter adalah bagian penting bagi PSS.

Terima kasih sekali lagi atas perhatiannya kepada kami. Semoga kejadian serupa tidak terulang, dan komunikasi antara klub dengan fans dapat terjalin semakin baik.

AYO BACA : Pelaku Skimming di Jogja Tipu Korban hingga Puluhan Juta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar