Kalurahan Sabdodadi Raih Gelar Desa Mandiri Budaya

  Kamis, 10 Juni 2021   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo mengukuhkan pengurus Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Sabdodadi - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

BANTUL, AYOYOGYA.COM -- Pengurus Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon/Kabupaten Bantul dikukuhkan Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo.

Sabdodadi sendiri merupakan satu-satunya desa yang berhasil menyabet gelar tersebut dan mendapatkan perhatian langsung dari Pemda DIY, melalui Dinas Kebudayaan.

Dalam kesempatan tersebut, Joko mengucapkan terima kasih kepada Lurah Sabdodadi Siti Fatimah karena sudah membuktikan kemampuan dan kualitasnya menyabet gelar tersebut. Menurut Joko, gelar desa budaya mandiri sendiri merupakan gelar paling tinggi. Untuk mendapatkannya sendiri ada empat hal yang harus dipenuhi.

Di antaranya ditetapkan sebagai desa budaya, ditetapkan sebagai desa wisata, selanjutanya diakui juga sebagai desapreneur, dan terakhir termasuk sebagai desa prima. Kalurahan yang dipimpin oleh lurah perempuan ini, bisa membuktikan kualitasnya dalam melakukan pemberdayaan terhadap perempuan di wilayahnya.

"Desa Mandiri Budaya itu wujud predikat yang paling tinggi, di bawahnya ada desa budaya, desa rintisan budaya. Prosesnya sendiri tidak mudah, harus masuk dalam beberapa kriteria," kata Joko di Kalurahan Sabdodadi, Kamis (10/6/2021).

Pemkab Bantul sendiri melalui Dinas Kebudayaan mengajak kepada seluruh pengurus yang dikukuhkan hari ini, untuk mengingat empat hal penting. Seperti yang tertuang dalam Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang pemeliharaan dan pembinaan kebudayaan.

Empat hal itu adalah kepengurusan yang terbentuk harus membangu Lurah dalam menguatkan karakter dan jati diri masyarakat, mewujudkan nilai-nilai budaya DIY dalam lembaga permasyarakatan dan pemerintah, mengembangkan kebudayaan DIY untuk meningkatkan ketahanan, dan kontribusi budaya di DIY di tengah peradaban budaya.

Joko menambahkan, jika dinobatkannya Sabdodadi menjadi Desa Mandiri Budaya tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di DIY, ada 18 kalurahan yang mendapatkan predikat tersebut dan di Bantul baru ada satu. Kedepannya desa-desa tersebut akan mendapatkan perhatian dari Gubernur DIY melalui Dinas Kebudayaan.

"Dinobatkannya Sabdodadi jadi Desa Mandiri Budaya setting goalsnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Joko dalam berita Suara.com--jaringan Ayoyogya.com.

Masing-masing kalurahan akan mendapatkan dana sebesar Rp1 M. Joko menghimbau agar tidak melihat pada nominal yang diberikan, namun tanggung jawab empat hal yang disebutkan sebelumnya harus diperhatikan. Namun, Joko optimis subsidi tersebut akan bisa membawa Sabdodadi menjadi desa berprestasi.

Kesejahteraan

Sementara Lurah Kalurahan Sabdodsdi, Siti Fatimah mengatakan jika prestasi yang diraih saat ini merupakan hasil kerja sama dari seluruh pihak. Ia mengaku bersyukur bisa menjadi salah satu kalurahan yang meraih gelar Desa Mandiri Budaya. Kedepannya ia mengaku akan meningkatkan kinerja untuk menyejahterakan warga.

"Selanjutnya tujuan Desa Mandiri Budaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat," kata Siti.

Ia berharap bidang seni dan budaya bisa membantu mengangkat masyarakat yang kurang sejahtera. Dengan adanya dana keistimewaan akan membawa masyarakat menuju sejahtera, mandiri, dan budaya. Siti meminta dukungan dan pendampingan dari pemerintah daerah untuk bisa memenuhi kekurangan pemerintah kalurahan. Sehungga kedepannya yang menjadi cita-cita kalurahan bisa tercapai.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar