DIY Tambah 45 Kasus, Mayoritas Karyawan Telekomunikasi

  Kamis, 15 Oktober 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi update COVID-19 - (Pixabay/thedarknut)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM — Pasien Covid-19 di DIY makin bertambah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan 450 sampel dan 381 orang, ada tambahan 45 kasus baru pada Kamis (15/10/2020).

"Sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY sudah mencapai 3.216 kasus," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Kamis.

Menurut Berty, dari 45 kasus baru, 23 kasus di antaranya merupakan hasil tracing kasus positif karyawan telekomunikasi di Sleman.

Sebelumnya ada 62 karyawan di kantor yang berada di Jalan Laksda Adisucipto tersebut yang dinyatakan positif COVID-19.

Ke-23 karyawan yang dinyatakan positif tersebut, sebanyak 12 orang di antaranya domisili Sleman.

Sedangkan 5 orang lain dari Kota Yogyakarta dan 6 orang sisanya dari Bantul.

"Jadi total sekarang sudah mencapai 75 kasus di kantor telekomunkasi ini yang domisilinya tidak hanya di Sleman namun kabupaten lain. Kemungkinan pindah wilayah domisili, tergantung hasil tracing lebih lanjut," jelasnya.

Selain 23 kasus karyawan telekomunikasi, terdapat 8 kasus lain dari hasil tracing kontak kasus sebelumnya.

Sedangkan 3 kasus lain merupakan pelaku perjalanan dan 11 kasus lain masih dalam penelusuran.

Berdasarkan domisili, kasus terbanyak muncul dari Sleman yang mencapai 18 kasus baru. Disusul Bantul dengan 17 kasus, Kota Yogyakarta 6 kasus dan Gunungkidul dengan 3 kasus baru.

"Di Kulon Progo ada tambahan satu kasus baru," jelasnya.

Sementara dari hasil laporan kesembuhan pasien, terdapat tambahan 55 kasus sembuh.

Dengan demikian total kasus sembuh di DIY menjadi sebanyak 2471 kasus.

Kasus sembuh paling banyak dari Sleman yang mencapai 47 kasus. Sedangkan di Bantul ada tambahan 4 kasus sembuh, Kulon Progo 3 kasus dan Kota Yogyakarta 1 kasus.

"Untuk kasus meninggal ada tambahan dua kasus sehingga total kasus meninggal menjadi sebanyak 85 kasus. Satu kasus 3.155 laki laki, 89 tahun dari Sleman meninggal dengan komorbid jantung) dan kasus 3.160 laki laki, 44 tahun asal Sleman dengan komorbid DM dan TB Paru," imbuhnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar