Pasien Positif Covid-19 di Sleman Terbanyak dari Depok

  Rabu, 25 Maret 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi -- Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jawa Barat berkonsultasi dengan petugas kesehatan saat screening ASN di Kompleks Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (20/3/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM -- Dinas Kesehatan Sleman merinci data pasien positif COVID-19 di wilayahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di BBTKLPP ada tambahan enam orang berstatus PDP beralamat di Sleman yang dinyatakan positif COVID-19.

Enam kasus tersebut satu pasien di Gamping, satu orang di Ngaglik, satu Ngemplak, satu kasus beralamat di Kalasan dan Depok sebanyak dua kasus.

"Yang di Depok ini, termasuk 1 yang sudah meninggal di RS Bethesda dua hari yang lalu," kata dia, Rabu (25/3/2020) malam.

Berdasarkan data yang dipublikasikan Dinas Kesehatan DIY, pasien positif beralamatkan Sleman dirawat di Rumah Sakit JIH, RS Bhayangkara dan RS Panti Rapih.

Lebih jauh, Joko mengatakan, seusai diketahui adanya kasus positif COVID-19 di Sleman, jajarannya melakukan tracing yang dilakukan sesuai panduan dari Kemenkes.

"Hanya tim tracing harus kami pecah menjadi 6 sub tim agar bisa secara cepat menjangkau semua," terangnya.

Ia menambahkan, secara teori epidimiologi, kasus COVID-19 di Sleman sudah memenuhi kriteria KLB. Karena sudah ada dua poin terpenuhi, yaitu selumnya tidak ada kasus menjadi ada kasus positif; serta kenaikan lebih dari 2 x lipat. 

"Pada pekan lalu ada 2 kasus, pekan ini naik jadi 6 kasus," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar