Tiket Persib Bandung Vs PSS Sleman Ludes di Tengah Wabah Virus Corona

  Jumat, 13 Maret 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Irfan Bachdim resmi gabung PSS Sleman. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

BANDUNG, AYOYOGYA.COM— Duel antara Persib Bandung dan PSS Sleman pada pekan ke-3 Liga 1 2020 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (15/3/2020), dipastikan disesaki puluhan ribu penonton.

Pasalnya sekitar 24.000 tiket yang disediakan panpel Persib telah ludes terjual.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts gembira mendengar kabar tersebut. Robert juga meyakini Persib akan mendapatkan ekstra motivasi dari para pemain ke-12 Persib itu.

Pelatih asal Belanda itu juga mengungkapkan tim asuhannya siap memberikan penampilan terbaik. Lantaran dia sadar betul bobotoh selalu memberi dukungan besar bagi timnya dalam kondisi apapun. Apalagi saat Maung Bandung bermain impresif, Robert menilai bobotoh akan mendukung secara maksimal. 

"Fantastis, bagus. Jika kami memainkan sepak bola yang bagus, hasil bagus juga akan datang dan bobotoh datang mendukung," kata Robert usai memimpin sesi latiha di Stadion GBLA, Jumat (13/3/2020).

Sementara itu Robert meyakini, dengan tiket yang habis terjual, atmosfer luar biasa di stadion akan tercipta. Apalagi dengan kehadiran puluhan ribu suporter, atmosfer pertandingan kiam meriah.

Selain itu, Robert menyadari, dukungan bobotoh di stadion bisa menjadi motivasi tersendiri untuk skuat Pangeran Biru dalam melanjutkan tren positif dari dua pertandingan sebelumnya. 

"Jadi akan ada atmosfer yang bagus lagi, atmosfer terbaik," ujarnya.

Antisipasi Corona

Robert dan tim asuhannya sangat waspada terkait penyebaran virus corona. Apalagi penyebaran virus yang memiliki nama resmi Covid-19 itu dapat menular melalui melalui kontak fisik dan udara.

Sebagai antisipasi, Persib menerapkan aturan ketat. Salah satunya seluruh tim, jajaran pelatih, hingga ofisial melindungi diri dengan tidak bersalaman. Para pemain bahkan sementara waktu dilarang untuk berjabat tangan dan berswafoto dengan bobotoh.

"Semua takut. Kami sangat waspada soal itu. Seperti kami di dalam tim, pemain, pelatih dan ofisial tidak bersentuhan satu sama lain. Tidak bersalaman lagi dan kami sangat melindungi diri sendiri," kata Robert.

Ia juga meminta skuat Maung Bandung bisa memproteksi diri dengan baik selama masih terjadi wabah virus corona. Terlebih, mayoritas para penggawa Persib memiliki keluarga yang juga rentan terkena virus tersebut.

"Kami harus memproteksi diri sendiri karena kami punya keluarga, mayoritas pemain punya anak kecil dan kami harus peduli terhadap itu," ucapnya.

Apalagi Robert menyadari risiko tertular virus corona bagi Maung Bandung cukup tinggi. Pasalnya, sebagai tim sepak bola, Maung Bandung akan memiliki mobilitas tinggi dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Karenanya sebagai antisipasi, seluruh awak Maung Bandung menetapkan protokol ketat demi meminimalisisai kontak fisik.

Pasalnya kasus positif virus corona telah menimpa sejumlah tim di Eropa. Teranyar, Robert mengaku tahu kasus positif corona yang menimpa defender Juventus Daniel Rugani, dan pemain Hannover 96, Timo Hubers yang positif terjangkir virus corona.

"Kabar terbaru saya dengar pemain Juventus, lalu pemain Hannover di Jerman juga (terinfeksi). Jadi semua berjalan begitu cepat. Seperti saya katakan pekan lalu, kami harus waspada dengan itu dan peduli sebisa mungkin," ujar Robert.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar