Selundupkan Harley, Menteri BUMN Pecat Dirut Garuda

  Kamis, 05 Desember 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara (Republika/Rahayu Subekti)

JAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Ari Askhara, Direktur Utama Garuda Indonesia akhirnya dipecat lantaran kasus penyelundupan Harley Davidson bekas dan dua sepeda Brompton dalam pesawat baru Airbus A330-900.

Adapun nilai potensi kerugian negara berkisar Rp 532 juta hingga Rp 1,5 miliar.

AYO BACA : Korupsi Dana Desa di Kulon Progo, Sultan HB X: Serakah!

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, akan secepatnya mengajukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) untuk menentukan penggantinya.

"Kami akan memberhentikan Dirut Garuda, dan tentu karena perusahaan publik pasti ada prosedur lain. Nanti kami ajukan RUPS-LB, tapi secepatnya langsung menunjuk Plt," ujar Erick dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

AYO BACA : Bawaslu Desak Bupati Bantul Tak Kampanye di Agenda Pemkab

Menurut Erick, penyelundupan ini merupakan proses menyeluruh di dalam maskapai pelat merah tersebut, bukan hanya individu. Dalam manifesto terdapat sebanyak 22 penumpang yang di antaranya adalah direksi Garuda Indonesia.

Kementerian BUMN masih akan menunggu hasil penyelidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait dengan oknum lainnya yang tersangkut kasus ini. Menurutnya, kasus ini tidak hanya masuk ke ranah perdata tapi pidana juga, mengingat adanya kerugian

"Sebelumnya saya mengharapkan individu terlibat mengundurkan diri daripada dipecat. Karena menurut saya hukum dari masyarakat, tetangga, akan lebih berat," kata Erick.

AYO BACA : Motif Pelaku Klitih di Sleman yang Tertangkap Warga

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar