Komunitas Manah Ati Sediakan Minum untuk Monyet Ekor Panjang

  Kamis, 03 Oktober 2019   Abdul Arif
Monyet ekor panjang mulai menyerang permukiman dan ladang mikik warga di Kabupaten Gunung Kidul. (ANTARA/Sutarmi)

GUNUNG KIDUL, AYOYOGYA.COM-- Untuk mencegah monyet ekor panjang turun ke permukiman dan ladang milik warga Blondo, Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Komunitas Manah Ati bekerja sama dengan warga menyediakan minuman bagi monyet ekor panjang. 

\"Sejak 28 September, kami membuat bak dari terpal dan menyebar makanan dan buah-buahan di Sodong, Kecamatan Paliyan. Kami prihatin atas kasus monyet kehausan dan mati beberapa waktu lalu,\" kata Anggota Komunitas Manah Ati Eko Ari Prasetyo mengatakan, Kamis (3/10/2019).

AYO BACA : Yogyakarta Galakkan Vaksinasi Rabies Gratis

Ia mengatakan beberapa waktu lalu, salah satu warga Blondo menemukan seekor monyet ekor panjang mati. Monyet sempat diberikan minum dan makanan cair melalui mulut dan ditelan. Malamnya, monyet masih hidup. Namun, keesokan harinya monyet itu tidak bisa bertahan hidup.

\"Kami menduga minimnya sumber makanan serta ketersediaan air di wilayah ini,\" katanya.

AYO BACA : Gunung Merapi Alami Empat Kali Gempa Guguran

Untuk itu, pihaknya bersama warga menyediakan makanan, buah-buahan dan minuman di Sodong, di Dusun Blondo yang tersebar di sembilan titik. \"Tujuannya agar monyet-monyet itu tidak kelaparan dan tidak masuk ke permukiman warga,\" katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Karangduwet, Riyanti mengatakan setiap musim kemarau memang banyak monyet masuk ke ladang dan permukiman warga, untuk mencari makanan dan minuman. Bahkan, monyet ekor panjang juga turun saat ia tengah bercocok tanam di ladang.

\"Monyet yang berliaran di ladang dan permukiman warga karena kelaparan. Kami terkadang menyediakan buah-buah atau air supaya tidak mengganggu,\" katanya.

AYO BACA : Proyeksi Anggaran Pilkada Gunung Kidul Capai Rp 28,7 miliar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar